Damar-Semangat kebersamaan, pengabdian, dan jiwa kepemudaan mewarnai pelaksanaan Apel Besar Hari Pramuka ke-65 Kwartir Cabang Gerakan Pramuka Belitung Timur Tahun 2026, yang digelar di Lapangan Sepak Bola Atom, Kecamatan Damar, Kamis (24/9/2026). Kegiatan tersebut berlangsung penuh khidmat sekaligus meriah. Para anggota Pramuka dari berbagai gugus dan satuan hadir dengan semangat untuk memperingati momentum penting perjalanan Gerakan Pramuka sekaligus memperkuat komitmen dalam membentuk generasi muda yang tangguh, mandiri, disiplin, dan peduli terhadap sesama.
Apel besar ini turut dihadiri Plt. Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Belitung Timur, Amizan Wardi sebagai tamu undangan. Kehadiran jajaran Kementerian Agama menjadi bagian dari dukungan terhadap gerakan pembinaan generasi muda melalui kegiatan kepramukaan. Sementara itu, Kepala KUA Kecamatan Damar, Mohammad Aminollah turut mengambil bagian dalam kegiatan tersebut sebagai pembaca doa. Doa bersama menjadi pengingat bahwa setiap langkah pengabdian hendaknya senantiasa dilandasi nilai ketulusan dan rasa syukur.
Suasana semakin semarak dengan berbagai rangkaian kegiatan yang ditampilkan dalam apel besar tersebut. Salah satunya adalah atraksi tongkat Pramuka yang diperagakan dengan penuh kekompakan dan semangat. Atraksi tersebut tidak hanya menjadi hiburan, tetapi juga memperlihatkan nilai kedisiplinan, kerja sama, konsentrasi, dan keberanian yang menjadi bagian penting dalam pendidikan kepramukaan.
Momentum tersebut juga dirangkai dengan pembubaran peserta yang telah mengikuti Jambore Nasional. Pelepasan ini menjadi simbol berakhirnya sebuah perjalanan sekaligus awal dari pengabdian baru. Pengalaman yang diperoleh selama mengikuti Jambore Nasional diharapkan dapat dibawa pulang dan ditularkan kepada anggota Pramuka lainnya di Kabupaten Belitung Timur. Tak kalah bermakna, kegiatan juga diisi dengan pemberian piagam penghargaan dan santunan kepada para Kakak Pembina. Penghargaan tersebut menjadi bentuk apresiasi atas dedikasi, waktu, tenaga, dan ketulusan para pembina dalam mendampingi serta membentuk karakter generasi muda melalui Gerakan Pramuka.
Hari Pramuka sendiri tidak hanya sekadar menjadi seremoni tahunan. Lebih dari itu, momentum ini menjadi pengingat bahwa pendidikan karakter membutuhkan keteladanan, proses, dan pengabdian yang berkelanjutan. Dari lapangan di Kecamatan Damar, semangat itu terus dinyalakan. Para pembina, peserta didik, dan seluruh keluarga besar Pramuka menunjukkan bahwa masa depan daerah tidak hanya dibangun melalui pembangunan fisik, tetapi juga melalui pembentukan generasi yang memiliki karakter, kepedulian, kedisiplinan, dan semangat untuk mengabdi.
Selamat Hari Pramuka ke-65. Terus bergerak, berkarya, dan mengabdi untuk negeri.