Belitung Timur – Kantor Kementerian Agama Kabupaten Belitung Timur melalui Penyelenggara Zakat dan Wakaf telah melaksanakan kegiatan Pembinaan Penerima Manfaat Pemberdayaan Ekonomi Umat, yang dilaksanakan di Aula Kantor Kementerian Agama Kabupaten Belitung Timur pada Selasa (27/06). Kegiatan yang dibuka langsung oleh Kasubbag Tata Usaha Kemenag Belitung Timur, H. As’ari, S. Ag., ini diikuti oleh penerima Bantuan Program Pemberdayaan Ekonomi Umat yang sebelumnya sudah diverifikasi, sehingga tepat sasaran.
Kegiatan ini bertujuan untuk membina serta memonitoring perkembangan usaha Penerima Bantuan. As’ari dalam sambutannya menyampaikan kepada masyarakat (umat) penerima Bantuan Program Pemberdayaan Ekonomi Umat mengenai pengelolaan keuangan dalam keluarga, serta memanfaatkan dari bantuan ini dalam memaksimalkan usaha yang saat ini masih dijalankan agar dapat lebih baik dan maju kedepannya.

Perlu diketahui, sebelumnya Direktur Pemberdayaan Zakat dan Wakaf Dirjen Bimas Islam Kementerian Agama telah melaunching program Pemberdayaan Ekonomi Umat tahun 2023 yang dilakukan secara hibrid yang dipusatkan di Kecamatan Manggar Kabupaten Belitung Timur bersama 4 Provinsi lainnya yaitu Jawa Barat, Jawa Tengah, Jogjakarta dan Jawa Timur, pada Selasa 23 Mei 2023 lalu. Dalam sambutannya pada acara tersebut, Kakanwil Kemenag Bangka Belitung Drs. H. Tumiran Ganefo mengatakan bahwasanya Zakat dan Wakaf merupakan salah satu sumber alternatif pembiayaan yang sangat efesien.
”Zakat dan Wakaf ini sangat penting sebagai salah satu sumber alternatif pembiayaan yang sangat efisien bagi mustahiq atau penduduk miskin, untuk peningkatan kesejahteraan dan pengentasan kemiskinan yang di peruntukan 8 asnaf,” Kata Kakanwil.
Disampaikannya juga, tujuan dari workshop ini untuk memperkuat Program Pemberdayaan Ekonomi Umat sebagai salah satu program unggulan yang dimiliki KUA Percontohan. “KUA sebagai liding sektor pengembangan bantuan ekonomi umat agar terus memonitor bantuan yang di berikan kepada para penerima manfaat melalui anggaran Kementerian Agama,” Ujarnya.
Ditegaskannya bahwa Program Pemberdayaan Ekonomi Umat ditujukan kepada calon pengantin atau keluarga muda, keluarga yang terdampak covid-19, kelompok binaan penyuluh atau dhuafa yang memiliki usaha.






