Manggar (Humas) – Kantor Kementerian Agama Kabupaten Belitung Timur melalui Subbagian Tata Usaha menyelenggarakan pembentukan Tim SAKIP/LAKIP Kemenag Belitung Timur Tahun 2025 yang diikuti oleh seluruh pegawai Kantor Kemenag Beltim. Acara dibuka langsung oleh Kakan Kemenag Beltim, Drs. H. Suparhun, M.A. didampingi oleh Plt. Kasubbag Tata Usaha, Amizan Wardi, S. Pd.I., bertempat di Aula Kemenag Belitung Timur. Sebagai perwujudan Instruksi Presiden Nomor 7 Tahun 1999 tentang Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah, mewajibkan setiap instansi pemerintah sebagai unsur penyelenggara pemerintahan negara untuk mempertanggungjawabkan pelaksanaan tugas pokok dan fungsinya serta kewenangan pengelolaan sumberdaya, pelaksanaan kebijakan, dan program dengan menyusun laporan akuntabilitas melalui proses penyusunan rencana stratejik, rencana kinerja, dan pengukuran kinerja.

Perlu diketahui Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah yang (AKIP) adalah perwujudan kewajiban suatu instansi pemerintah untuk mempertanggungjawabkan keberhasilan dan kegagalan pelaksanaan misi organisasi dalam mencapai sasaran dan tujuan yang telah ditetapkan melalui sistem pertanggungjawaban secara periodik. Sementara LAKIP (Laporan akuntabilitas kinerja instansi pemerintah) adalah dokumen yang berisi gambaran perwujudan AKIP yang disusun dan disampaikan secara sistematik dan melembaga. LAKIP disampaikan kepada atasan masing-masing, serta kepada lembaga penilai/evaluasi akuntabilitas kinerja, yang akhirnya kepada Presiden, dimana laporan tersebut menggambarkan kinerja instansi pemerintah sebagai media pertanggungjawaban dalam Sistem Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah (SAKIP) dan berperan sebagai alat kendali dan penilai kualitas kinerja serta alat pendorong terwujudnya good governance dalam perspektif yang lebih luas.
Kegiatan yang berlangsung pada hari Jumat (07/03/2025) ini diharapkan agar seluruh Pejabat dan ASN yang terlibat langsung sebagai Tim untuk serius dan memberikan perhatian Penting tentang aspek kerja sama tetap solid dan kompak guna mencapai Tujuan Indonesia Emas 2045.






