Manggar (Humas Kemenag Belitung Timur)-Musabaqah Tilawatil Qur’an dan Hadits (MTQH) Tingkat Kabupaten Belitung Timur 2026 resmi dibuka. Event tahunan yang bertujuan untuk membangun generasi qurani yang berakhlak mulia ini dilaksanakan di Kecamatan Manggar, 1-3 Juli 2026. Dengan mengambil tema “Menebar Cahaya Al-Qur’an dalam Harmoni Menuju Indonesia Emas yang Berkeadaban”, MTQH Tingkat Kabupaten Belitung Timur 2026 akan mempertandingkan kurang lebih 163 peserta yang berasal dari tujuh kecamatan di Belitung Timur.
Wakil Bupati Belitung Timur, Khairil Anwar dalam sambutan pembukaannya menjelaskan kegiatan MTQH ini diharapkan dapat meningkatkan pemahaman dan pengarahan nilai-nilai Qur’an dan Hadits ke kehidupan sehari-hari, meningkatkan semangat belajar Al-Qur’an terutama untuk generasi muda, dan momentum penting untuk meningkatkan prestasi bagi Belitung Timur.
“Bertandinglah dengan penuh semangat, kejujuran, sportivitas. Niatkan semuanya ibadah. Jadikan MTQH sarana meningkatkan ilmu dan menambah pengalaman serta prestasi yang gemilang,” ujarnya menyemangati para peserta.
Dirinya menegaskan agar para peserta tidak boleh merasa kalah terlebih dahulu sebelum bertanding dan bertanding dengan penuh semangat. Para dewan hakim yang telah dilantik juga diharapkan dapat melaksanakan tugas dengan baik, memberikan nilai dengan objektif demi menghasilkan qari dan qariah yang berkualitas untuk nanti dikirimkan ke MTQH Tingkat Provinsi Kep. Bangka Belitung.
Pembinaan juga harus terus dilakukan, agar regenerasi dapat terus berjalan dengan harapan kompetensi generasi muda yang qurani dapat terus meningkat.
Kemenag Belitung Timur melalui peran Plt. Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Belitung Timur, Amizan Wardi mengambil peran sebagai Koordinator Dewan Hakim serta beberapa ASN Kemenag Beltim yang juga bertugas sebagai dewan hakim sendiri terus membersamai dan berkolaborasi dalam pelaksanaan kegiatan MTQH. Dengan kolaborasi yang terbangun diharapkan pelaksanaan MTQH dapat berjalan dengan lancar demi membangun visi bersama yang telah diidam-idamkan.
