Manggar (Humas Kemenag Belitung Timur)-Kantor Kementerian Agama Kabupaten Belitung Timur (Kemenag Beltim) memfasilitasi Sosialisasi & Pendampingan Pengisian Sensus Ekonomi 2026 antara Badan Pusat Statistik Kab. Belitung Timur (BPS Beltim) dengan guru dan tenaga kependidikan (operator sekolah) madrasah di lingkungan wilayah Belitung Timur. Pertemuan ini dilaksanakan di Aula Kemenag Beltim, pada Selasa, 19 Mei 2026.
Kegiatan yang diberi nama Ngibar (Ngisi Bareng) Sensus Ekonomi 2026 ini diinisiasi oleh BPS Beltim dan diketahui merupakan kegiatan rutin yang dilaksanakan setiap 10 tahun sekali. Kegiatan ini menjadi bentuk sinergi BPS Beltim dan Kemenag Beltim dalam rangka mendukung pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026.
“Tujuan dari Sensus Ekonomi 2026 adalah menyediakan data dasar seluruh kegiatan ekonomi mulai dari pertanian hingga jasa perorangan sebagai landasan bagi penyusunan kebijakan dan perencanaan pembangunan nasional,” jelas Fetia Nursih Widiastuti, Statistisi Ahli Madya BPS Beltim.
Kepala Kantor Kemenag Beltim, Suparhun sangat mendukung adanya kegiatan ini. Menurutnya, dengan menjaga keakuratan data pemerintah dapat menjalankan program di bidang ekonomi dengan baik dan tepat.
“Oleh karena itu, saya berharap buat teman-teman dari berbagai madrasah untuk betul-betul mengikuti sosialisasi ini,” ujarnya.
Dirinya menekankan untuk tidak ragu bertanya kepada BPS Beltim jika merasa tidak jelas dan ragu saat proses pengisian.
Pada akhir sambutannya, Kepala Kantor Kemenag Beltim, Suparhun juga berterima kasih dan mengapresiasi kepada BPS Beltim dan tenaga kependidikan madrasah di lingkungan wilayah Belitung Timur karena telah bersinergi bersama menyukseskan Sensus Ekonomi 2026.
Diketahui Sensus Ekonomi 2026 sendiri telah dimulai dengan pengisian mandiri secara online sejak 1 Mei 2026. Kegiatan ini direncanakan akan dilanjutkan dengan pelaksanaan pendataan door to door pada tanggal 15 Juni-31 Agusutus 2026.

