Simpang Renggiang–Pemerintah Kecamatan Simpang Renggiang memperkuat koordinasi lintas sektoral dalam menyambut pelaksanaan Musabaqah Tilawatil Qur’an dan Hadits (MTQH) Tahun 2026. Rapat persiapan yang digelar di Aula Kecamatan pada Kamis (9/4) ini bertujuan untuk meningkatkan kualitas syiar Islam sekaligus mengevaluasi teknis penyelenggaraan agar lebih berdampak bagi masyarakat.
Pertemuan tersebut dihadiri oleh Camat Simpang Renggiang, Kepala KUA, Kepala Puskesmas, para Kepala Desa, serta tokoh agama setempat. Selain membentuk panitia dan dewan hakim, rapat ini memunculkan gagasan strategis untuk menyelenggarakan perlombaan di lingkungan sekolah.
Kepala KUA Simpang Renggiang, Aminollah, mengungkapkan bahwa pemilihan sekolah sebagai lokasi kegiatan merupakan langkah inovatif untuk mendekatkan syiar Al-Qur’an kepada generasi muda. “Jika MTQH dilaksanakan di sekolah, kita tidak hanya menyelenggarakan lomba, tetapi juga menanamkan kecintaan terhadap Al-Qur’an sejak dini. Ini adalah investasi spiritual untuk masa depan generasi kita,” ujarnya.
Dalam pembahasan teknis, panitia juga menyepakati sejumlah penyesuaian terkait efisiensi anggaran tahun ini. Berdasarkan ketentuan yang telah ditetapkan, pemberian hadiah bagi pemenang akan difokuskan secara terbatas bagi Juara 1 dan Juara 2 di setiap cabang perlombaan. Langkah ini diambil agar kegiatan tetap dapat terlaksana secara maksimal dan profesional di tengah keterbatasan anggaran yang ada.
Meski terdapat penyesuaian pada alokasi hadiah, semangat kebersamaan seluruh elemen di Simpang Renggiang tetap tinggi. Penyelenggaraan MTQH 2026 diharapkan tidak sekadar menjadi ajang kompetisi, tetapi menjadi sarana mempererat ukhuwah Islamiyah dan membumikan nilai-nilai Al-Qur’an dalam kehidupan sehari-hari masyarakat.
Kontributor: Penyuluh KUA Simpang Renggiang-Adi Solihin
