Belitung Timur – Menindaklanjuti hasil rapat pertemuan dengan DPRD Kabupaten Belitung Timur pada Senin (06/06), Kantor Kementerian Agama memenuhi undangan rapat kerja yang digelar di Ruang Rapat Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Kabupaten Belitung Timur dan dihadiri oleh beberapa instansi terkait seperti Dinas Pendidikan dan Kantor Pertanahan Kabupaten Belitung Timur ini guna membahas permohonan hibah lokasi yang dilayangkan oleh Kemenag Beltim Kepada Pemerintah Daerah Belitung Timur. Rapat ini diwakili oleh Kasubbag Tata Usaha Kemenag Beltim, H. As’ari, S. Ag., dan Kasi Penmad Amizan Wardi, S. Pd.I.
Rapat yang berlangsung pada hari Kamis (09/06) ini membahas permohonan hibah lokasi yang diajukan oleh Kemenag Belitung Timur kepada Pemda Beltim untuk membangun Madrasah Aliyah Negeri (MAN) di Kabupaten Belitung Timur. Rapat dilanjutkan dengan pemaparan dari Dinas PUPR mengenai lokasi yang memungkinkan untuk dihibahkan kepada Kemenag Beltim untuk membangun MAN.
Perlu diketahui, pembangunan Madrasah seperti yang diamanatkan dalam PMA No. 14 Tahun 2014 tentang Pendirian Madrasah yang diselenggarakan oleh Pemerintah dan Penegerian Madrasah yang diselenggarakan oleh Masyarakat ini menjelaskan bahwa lahan yang harus disediakan minimal seluas 4500 m2. Namun, Kemenag Beltim berharap agar lahan yang dihibahkan nanti dapat melebihi dari jumlah minimal yang ditetapkan.
“Kami mengharapkan lahan yang dihibahkan nanti dapat melebihi dari standar minimal yang telah ditetapkan dalam KMA No. 14 Tahun 2014 itu, agar kedepannya memudahkan Kami untuk membangun apabila ada pengembangan dari MAN yang akan dibangun ini” ujar Amizan Wardi selaku Kasi Madrasah Kemenag Beltim yang hadir dalam rapat tersebut.
Pemerintah Daerah Kabupaten Belitung Timur akan terus berkoordinasi dengan instansi terkait untuk kelacaran hibah lokasi ini agar segera rampung, sehingga pembangunan MAN di Kabupaten Belitung Timur ini dapat segera dilaksanakan. Rapat diakhiri dengan peninjauan langsung oleh Kemenag dengan peserta rapat lainnya ke lokasi yang akan dihibahkan.