Manggar (Humas Kemenag Belitung Timur)-Ajang kompetisi bagi siswa/siswi madrasah untuk menemukan dan mengembangkan talenta terbaik yaitu Olimpiade Madrasah Indonesia (OMI) 2026 Tingkat Kabupaten Belitung Timur resmi dibuka pada Senin, 7 September 2026. Kegiatan yang dilaksanakan di Madrasah Tsanawiyah (MTs) Negeri 1 Belitung Timur ini dibuka langsung oleh Plt. Kepala Kantor Kementerian Agama Kab. Belitung Timur (Kemenag Beltim), Amizan Wardi bersama Plt. Kepala Seksi Pendidikan Madrasah Kemenag Beltim, Nurbaiti.
OMI 2026 Tingkat Kab. Belitung Timur yang mengangkat tema “Islam, Sains, dan Ekoteologi: Menumbuhkan Talenta serta Menggerakkan Inovasi Madrasah untuk Indonesia Maju” ini diikuti oleh total 52 peserta didik yang berasal dari tingkat Madrasah Ibtidaiyah (MI) hingga Madrasah Aliyah di wilayah Kab. Belitung Timur.
Plt. Kepala Kantor Kemenag Beltim, Amizan Wardi dalam sambutannya menjelaskan bahwa OMI 2026 merupakan sebuah ajang yang sangat baik karena menjunjung tinggi budaya prestasi, sportif, dan kejujuran.
“Kami berharap diikuti dengan sebaik-baiknya. Dengan penuh semangat, dengan riang gembira, dan jangan pula dipaksa. Jangan sampai stres,” ungkapnya.
Harapannya, dalam kegiatan ini setiap peserta didik mampu mencapai prestasi terbaik yang mereka miliki sambil menjaga rohaninya tetap sehat selama masa pelaksanaan OMI 2026.
OMI 2026 akan dilaksanakan pada tanggal 7-9 September 2026 di MTs Negeri 1 Belitung Timur. Pada hari pertama, ujian terintegrasi OMI dengan materi ujian Matematika Terintegrasi, Geografi Terintegrasi, Fisika dan Ekonomi Terintegrasi, serta Biologi dan Kimia Terintegrasi. Kemudian dilanjutkan pada hari kedua oleh peserta didik dari MTs yang akan mengikuti ujian terintegrasi berupa Matematika Terpadu, IPA Terpadu, dan IPS Terpadu. Hingga pada hari terakhir oleh peserta didik MI dengan materi IPAS Terintegrasi dan Matematika Terintegrasi.







