Manggar (Humas Kemenag Belitung Timur)-Pada Jumat (30/1/26), suasana penuh hangat dan apresiasi menyelimuti Aula Kantor Kementerian Agama Kabupaten Belitung Timur (Kemenag Beltim). Pasalnya Kantor Kemenag Beltim resmi melepas pegawai Kemenag Beltim yang telah memasuki purna tugas dan berpindah instansi.
Seluruh pegawai baik dari kepala kantor, kepala seksi, hingga pegawai di Kantor Kemenag Beltim menghadiri kegiatan tersebut sebagai bentuk penghargaan atas dedikasi dan pengabdian mereka di lingkungan Kemenag Belitung Timur.
Pegawai yang memasuki masa purnabakti terdiri dari Drs. Sarwani, Haniwati, S.Pd., dan Drs. Sartoni, pegawai di lingkungan Kemenag Beltim yang memasuki masa purnabakti. Kemudian, pegawai yang berpindah instansi adalah Hasmaryati, S.Ag., Misnawati, S.AP., dan Sri Wahyuni yang pindah ke Kantor Kementerian Haji dan Umrah Kemenag Beltim lalu, Fiko Asri, S.Si. yang pindah ke Badan Pengawas Jaminan Produk Halal (BPJPH).
Kepala Kantor Kemenag Beltim, Drs. H. Suparhun, M.A. mengucapkan terima kasih atas pengabdian kepada para pegawai baik yang purnabakti maupun pindah instansi selama ini. Dirinya berpesan bahwa Kemenag Beltim akan selalu mendukung setiap langkah perjalanan masing-masing pegawai.
“Mengabdilah dengan hati. Hati mencerminkan kebersihan, kemudian dikeluarkan melalui ucapan dan tindakan sehingga yang kita lakukan jadi berkah,” pesannya kepada setiap undangan yang hadir.
Baginya, ketika seseorang melakukan sesuatu dengan ikhlas bahkan dengan tindakan sekecil apapun pasti akan bermakna besar bagi situasi dan atmosfir di lingkungan kerja.
Mewakili para pegawai yang memasuki masa purnabakti, Drs. Sarwani juga menyampaikan rasa terima kasih yang luar biasa dan meminta maaf jika terdapat kesalahan ucapan dan tindakan kepada setiap individu Kemenag Beltim yang telah menerima dan bekerja bersamanya.
Senada, mewakili pegawai yang berpindah instansi Kepala Kantor Kementerian Haji dan Umrah Beltim, Hasmaryati, S.Ag. juga mengucapkan terima kasih dan mengapresiasi atas kerja sama yang telah terjalin selama ini. Dirinya berharap kerja sama yang baik ini tetap terjalin hingga ke depannya.
“Saya tetap memposisikan diri sebagai anak, Kemenag adalah orang tua. Anak yang sudah mau berumah tangga sendiri tentu tidak bisa lepas dari bimbingan dan arahan dari orang tua,” ungkapnya.
Untuk menambah khidmat dan berkah, kegiatan pelepasan pegawai ditutup dengan penyerahan bingkisan, doa bersama, hingga ucapan ramah tamah dari pegawai Kantor Kementerian Agama Kemenag Beltim.

