Manggar (Humas Kemenag Belitung Timur)-Dalam rangka meningkatkan pemberdayaan ekonomi umat di lingkungan Kabupaten Belitung Timur, Kantor Kementerian Agama Kab. Belitung Timur (Kemenag Beltim) melalui Penyelenggara Zakat dan Wakaf (Zawa) memfasilitasi Divisi Fungsi Pelaksanaan Pengembangan UMKM (FPPU) Bank Indonesia dalam melakukan survei dengan bertemu beberapa orang pelaku usaha, Selasa (10/2/2026).
Kegiatan yang dipandu Penyelenggara Zakat dan Wakaf Kemenag Beltim, Nely Siswati, S.Ag. beserta staf, Karyadi mempertemukan pihak pelaku usaha seperti Pengelola Ayam Petelur di Damar, Pesantren Roudlotus Sahliyyin Al-Mustarsyidin yang juga mengelola usaha Air Minum Isi Ulang di Kelapa Kampit, dan Tauco Selinsing di Gantung dengan pihak Bank Indonesia.
Pertemuan ini dilakukan dalam rangka menyurvei pelaku usaha yang dirasa cocok dengan Program Pengembangan Kelompok Bank Indonesia.
“Kita punya data, mereka punya dana. Untuk membantu pelaku usaha kita harus kolaborasi dengan pihak terkait,” ungkap Penyelenggara Zakat dan Wakaf Kemenag Beltim, Nely Siswati, S.Ag.

Harapannya, dari survei yang dilakukan pada hari ini, dapat terjalin hubungan kerja sama antara pelaku usaha dan Bank Indonesia dalam bentuk bantua sehingga ke depannya dapat berkembang dan memberikan manfaat, tidak hanya untuk individu namun juga kelompok dan sekitar.
Pihak Bank Indonesia Kep. Bangka Belitung menyatakan bahwa jika dari beberapa pelaku usaha yang telah disurvei dirasa belum pas dengan program yang dicanangkan maka setidaknya, mereka telah berkontak secara langsung kepada pelaku usaha. Sehingga ke depan, jika Bank Indonesia memiliki program lain yang lebih cocok mereka bisa langsung memasukkan para pelaku usaha ke dalam program tersebut.
