Kelapa Kampit–Memasuki masa purnabakti, Sulusia, Tenaga Administrasi Perkantoran pada Seksi Pendidikan Agama dan Pendidikan Keagamaan Islam (PAPKIS) Kantor Kementerian Agama Kabupaten Belitung Timur berpamitan kepada para guru Pendidikan Agama Islam (PAI) dalam kegiatan Sosialisasi Kurikulum Berbasis Cinta (KBC) yang diselenggarakan oleh Kelompok Kerja Guru (KKG) PAI Kabupaten Belitung Timur di Bebak Institute, Kelapa Kampit, Kamis (29/10/2026).
Selama menjalankan tugasnya, Sulusia tidak hanya melaksanakan tugas administrasi perkantoran di Seksi PAPKIS, tetapi juga mengemban tanggung jawab sebagai operator Sistem Informasi dan Administrasi Guru Agama (SIAGA) PAI. Dalam peran tersebut, dirinya turut membantu kelancaran administrasi dan pengelolaan data guru PAI di lingkungan Kementerian Agama Kabupaten Belitung Timur.
Momen sosialisasi Kurikulum Berbasis Cinta tersebut menjadi kesempatan bagi Sulusia untuk menyampaikan salam perpisahan kepada para guru PAI yang selama ini menjadi bagian dari perjalanan tugas dan pengabdiannya.
Dalam kesempatan itu, Sulusia menyampaikan permohonan maaf serta ucapan terima kasih kepada Kepala Seksi Pendidikan Agama dan Pendidikan Keagamaan Islam Kementerian Agama Kabupaten Belitung Timur dan seluruh guru PAI atas kebersamaan, dukungan, dan kerja sama yang telah terjalin selama dirinya menjalankan tugas sebagai operator SIAGA PAI.
Dirinya juga menyampaikan permohonan maaf apabila selama memberikan pelayanan administrasi terdapat kekurangan, kesalahan, atau hal-hal yang kurang berkenan di hati para guru. Baginya, hubungan kerja yang terjalin selama ini bukan sekadar urusan administrasi, melainkan juga menjadi bagiandari kebersamaan dan silaturahmi.
Ucapan terima kasih disampaikan kepada Kepala Seksi Papkis dan para guru PAI yang telah bekerja sama dan membantu kelancaran pelaksanaan tugasnya selama bertahun-tahun. Dukungan dan komunikasi yang baik menjadi bagian penting dalam menunjang pelayanan administrasi bagi guru PAI di Kabupaten Belitung Timur.
Masa purnabakti menjadi penanda berakhirnya masa tugas formal, tetapi bukan akhir dari hubungan silaturahmi yang telah terbangun. Pengabdian Sulusia dalam menjalankan tugasadministrasi perkantoran dan membantu pengelolaan SIAGA PAI diharapkan menjadi kenangan baik bagi rekan kerja maupun para guru PAI yang selama ini berinteraksi dengannya.
Perpisahan tersebut berlangsung dalam suasana penuh keakraban dan kekeluargaan, sekaligus menjadi momen untukmengenang kebersamaan serta mengapresiasi kontribusi Sulusia dalam mendukung pelayanan administrasi pendidikan agama Islam di Kabupaten Belitung Timur.
Selamat memasuki masa purnabakti, Sulusia. Terima kasih atas dedikasi, pengabdian, dan kebersamaan yang telah diberikan. Semoga masa purnabakti menjadi awal perjalanan baru yang dipenuhi kesehatan, kebahagiaan, ketenangan, dan keberkahan bersama keluarga.
(Seksi Pendidikan Agama dan Pendidikan Keagaman Islam/Septi Nurfadilah)






