Manggar (Humas Kemenag Belitung Timur)-Dalam rangka meningkatkan kualitas mengajar dan pemahaman guru-guru terkait pengimplementasian Kurikulum Berbasis Cinta (KBC) dan pembelajaran mendalam di lingkungan Madrasah Ibtidaiyah Negeri 1 Belitung Timur (MIN 1 Beltim), Plt. Kepala Seksi Pendidikan Madrasah Kementerian Agama Kabupaten Belitung Timur (Kemenag Beltim), Nurbaiti memberikan Workshop Pengembangan Kurikulum Tahun Pelajaran 2026/2027, di Ruang Kelas MIN 1 Beltim (Rabu, 29/7/26).
Penyelenggaraan workshop yang diikuti oleh kepala sekolah hingga guru-guru MIN 1 Beltim ini dinilai sangat relevan dengan perkembangan kurikulum saat ini terlebih dalam pengaplikasian KBC yang lebih optimal pada tiap-tiap madrasah di lingkungan Kementerian Agama Kabupaten Belitung Timur. Selain itu, workshop ini juga diselenggarakan dalam rangka mempersiapkan akreditasi MIN 1 Beltim dengan lebih baik.
Plt. Kepala Kantor Kemenag Beltim, Amizan Wardi mengapresiasi penyampaian materi terkait pengembangan kurikulum yang disampaikan Plt. Kepala Seksi Pendidikan Madrasah, Nurbaiti dengan Kepala MIN 1 Beltim, Yanti Vera Dewi.
“Saya ingin mengajak Bapak/Ibu berpikir, ke depan harus dimasukkan tentang edukasi penanggulangan LBTQ dari kelas 4. Jika ada yang menunjukkan perilaku LGBTQ maka para guru diharap dapat memberikan pemahaman,” lanjutnya.
Selain itu, dirinya juga berharap ke depan para guru dapat lebih aktif dalam mengikuti formasi Uji Kompetensi Guru Madrasah, termasuk diklat atau pembelajaran yang dilaksanakan secara daring maupun luring.
Workshop diikuti secara interaktif, baik pemateri dan guru yang ada mengikuti seluruh tahapan kegiatan dengan semangat. Dengan komunikasi dua arah ini diharapkan, para guru mendapatkan hasil yang optimal untuk proses belajar mengajar dan hasil akreditasi yang lebih baik.
Plt. Kepala Seksi Pendidikan Madrasah, Nurbaiti berharap selain mempersiapkan pembelajaran dengan baik, para guru dapat mempersiapkan perangkat dokumen ajar dengan baik, terlebih untuk administrasi dokumen persiapan menuju akreditasi di tahun 2026.

