Manggar (Humas Kemenag Belitung Timur)-Plt. Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Belitung Timur (Kemenag Beltim), Amizan Wardi menghadiri Peringatan Hari Santri 2026 yang diselenggarakan Badan Koordinasi Pendidikan Al-Qur’an dan Keluarga Sakinah Indonesia (BKPAKSI) di Taman Kota Manggar, Sabtu (24/10/26).
Kegiatan yang dimulai sekitar pukul 7.30 WIB ini juga dihadiri oleh Bupati Belitung Timur, Kamarudin Muten; Wakil Bupati Belitung Timur, Khairul Anwar; Ketua DPRD Kab. Belitung Timur, Fezzi Uktolseja; Camat Manggar, Suharman; serta undangan yang berasal dari instansi pemerintah dan organisasi masyarakat. Puluhan santri beserta orang tua yang mendampingi juga terlihat memadati lokasi kegiatan.
Direktur BKPAKSI Belitung Timur, Eko Subrata mengucapkan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah berkolaborasi dan hadir pada kegiatan pagi ini. Tidak hanya kegiatan seremonial, Peringatan Hari Santri 2026 oleh BKPAKSI Belitung Timur ini juga dimeriahkan dengan semangat perjuangan melalui lomba-lomba seperti peragaan busana muslim, hapalan ayat-ayat Al-Qur’an, serta mewarnai kaligrafi yang diikuti oleh 154 santri se-Belitung Timur.
“Santri penerus bangsa di masa depan. Melalui lomba, kami ingin mengembangkan kecintaan akan nilai Al-Qur’an. Al-Qur’an pembentuk akhlak, meningkatkan keberanian, kreativitas, dan prestasi sejak dini,” ungkapnya.
Senada melalui sambutannya, Plt. Kepala Kantor Kemenag Beltim, Amizan Wardi juga menggarisbawahi ungkapan Menteri Agama RI, Nasaruddin Umar saat Upacara Hari Santri 2026. Bahwa sembari menyesuaikan perkembangan zaman, pendidikan agama juga harus diiringi dengan pendidikan teknologi dan akademik yang tinggi.
Pembukaan Peringatan Hari Santri di Taman Kota Manggar berjalan dengan lancar. Di akhir pembukaan, Bupati Belitung Timur, Kamarudin Muten mewakili Pemkab. Beltim sangat mengapresiasi seluruh pihak seperti para guru, LPTQ dan pihak-pihak lainnya yang telah membina generasi muda sebagai penerus bangsa yang berilmu dan berakhlak.
“Mari bersinergi agar santri tumbuh menjadi generasi yang rajin belajar, menghormati guru dan orang tua, berkontribusi bagi masyarakat,” pungkasnya.







